Perintah Dasar Mikrotik Dengan CLI

Perintah Dasar Mikrotik Dengan CLI

urbandistro.com – Pada dasarnya untuk mensetting mikrotik kita diberi kemudahan untuk mensettingnya secara GUI dengan tool yang bernama winbox,

Dengan begitu kita tidak perlu pusing dengan perintah perintah CLI mikrotik itu sendiri, namun dilain sisi perintah CLI pada mikrotik memberikan kemudahan tersendiri.

perintah CLI mikrotik

Contoh nya untuk membuat rule yang banyak dengan ip yang bisa di bilang cukup banyak, tentunya hal ini bisa memakan waktu yang lumayan lama,

Karena harus klik satu persatu perintah gui pada winbox, jadi perintah CLI juga memberikan kemudahan tersendiri, contohnya rule yang banyak tadi bisa kita jadikan script jadi hanya copy paste rule dan cukup menganti IP (misalnya)

Dan script yang di buat tadi, bisa di buat di notepad dan jika sudah siap tinggal di copy paste ke terminal di winbox.

Tentunya hal demikian bisa mempersingkat waktu saat mensetting.

Baca Juga : Membuat Port Forwarding Di Router Mikrotik

Nah untuk mengetahui perintah CLI mikrotik, mari kita pelajari bersama sama.

Berikut ini adalah perintah dasar mikrotik dengan menggunakan CLI :

1. Perintah Untuk Memberi Nama Device Mikrotik

system identity set name=urbandistro

2. Memberi IP Address pada interface

ip address add address=192.168.1.254/24 interface=ether1

ip address add address=192.168.2.254/24 interface=eth2

3. Menambahkan default gateway

Jadi Misalkan IP Gateway network yang kita miliki adalah 192.168.1.254, jadi perintahnya seperti dibawah ini

ip route add gateway=192.168.1.254

4. Menambahkan DNS Resolver , Primary DNS dan Secondary DNS

ip dns static add name=dnsname.com address=103.40.92.1

ip dns set primary-dns=103.40.92.2 secondary-dns=103.40.92.1 allow-remote-request=yes

5. Cara Membuat NAT Masquerade

ip firewall nat add chain=srcnat src-address=192.168.1.0/24 out-interface=ether1 action=masquerade

6. Cara Create DHCP Server

- Buat terlebih dahulu IP Pool nya

ip pool add name = ippool1 ranges= 192.168.1.1-192.168.1.100

-Setup DHCP Server misalnya disini DHCP servernya akan di arahkan ke client yang mengarah ke ether2

ip dhcp-server add interface=ether2 address=ippool1

- Setup Netwok; Gateway, DNS Server,..

ip dhcp-server  network add address=192.168.1.0/24 gateway=192.168.1.254 s=dns-server=8.8.8.8

7. Membuat Mark Connection yang nantinya di pakai untuk memilah Paket

Jadi pada perintah dibawah ini akan dipisah paket paketnya bisa itu kecepatn bandwith internet dan akses ke internetnya,

Misal disini akan memisah paket komputer billing dan client nya com1,com2,com3,com4 yang nantinya akan di arahkan ke QOS atau management bandiwtch

ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.1 action=mark-connection new-connection-mark=billing

ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.2 action=mark-connection new-connection-mark=com1

ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.3 action=mark-connection new-connection-mark=com2

ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.1.4 action=mark-connection new-connection-mark=com3

8. Membuat mark packet untuk Queue, yang didapat dari mark connection

Nah jika pada perintah no 7 membuat atau memisah paket di setiap komputer, pada perintah ini paket yang telah di tandai tadi pada setiap komputer akan di eksekusi di Queue.

ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=billing action=mark-packet new-packet-mark=billing

9. Membuat Parent tertinggi Queue

Pada perintah ini kita membuat total utama kecepatan bandwitch yang kita miliki

queue tree add name=warnet_herp parent=ether2 max-limit=10000000

10. Membuat Queue per client

Untuk perintah ini adalah kelanjutan dari perintah no.7 dan no.8. jika sebelumnya paket telah ditandai untuk setiap komputer.

Pada perintah ini paket yang telah di tandai tadi akan di batasi kecepatan aksesnya berdasarkan paket yang telah kita tandai pada setiap komputer baik biling maupun client com1-com3.

queue tree add name=pcbil packet-mark=billing parent=E-Net limit-at=64000max-limit=250000

queue tree add name=com1 packet-mark=com1 parent=E-Net limit-at=64000 max-limit=250000

queue tree add name=com2 packet-mark=com2 parent=E-Net limit-at=64000 max-limit=250000

queue tree add name=com3 packet-mark=com3 parent=E-Net limit-at=64000 max-limit=250000

11. Dasar membuat firewall

 ip firewall filter add chain=forward connection-state=invalid action=drop comment=”drop invalid connections”

12. Membuat Backup konfigurasi

system backup save name=” Backuphariini “

13. Cara Merestore backup

system backup load name=”Backuphariini”

Itulah beberasa dasar dari perintah CLI mikrotik, agar mempermudah kita dalam hal konfigurasi.

Sampai jumpa semoga bermanfaat.

Baca juga artiikel menarik lainnya : Mengatasi Mikrotik Yang Tidak Bisa Di Buka Dari Winbox

Artikel : Perintah Dasar Mikrotik Dengan CLI

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply