Penjelasan Tentang Dunia Broadcasting

Penjelasan Tentang Dunia Broadcasting

urbandistro.com – Pada tulisan ini kita akan memabahas tentang dunia Broadcasting, yah kalian taukan dunia broadcasting sekarang ini tidak hanya dari penyiaran televisi,

Dunia Broadcasting

Dunia Broadcasting

tapi telah merambah ke dunia sosial media internet, dengan kepopuleran youtube siapa saja bisa berekspresi secar bebas untuk memBroadcasting  apa saja baik itu pendidikan dan comedy. (Penjelasan Tentang Dunia Broadcasting)

banyak para yotutubers yang memanfaatkan media ini untuk menyiarkan secara leluasa.

oke jadi sebenarnya apa sih Broadcasting itu?

Broadcast atau Broadcasting adalah “Penyiaran” dapat diartikan dunia yang selalu menarik perhatian bagi masyarakat yang menyebut bahwa era sekarang ini sebagai The age of television

televisi telah menjadi kotak ajaib yang membius para penghuni gubuk-gubuk reyot masyarakat di dunia ketiga.

Televisi memiliki keunggulan yang menyebabkan masyarakat harus tetap terpaku 4 sampai 6 jam sehari didepan layar kaca, dan bahkan bagi anak-anak yang sering menonton televisi , memberikan dampak malas belajar.

Apa itu dunia broadcasting

Sementara itu, sebanyak 53,4% mereka mengakui bahwa waktu belajarnya lebih sedikit dibandingkan dengan lama waktu menonton televisi Karena keunggulanya, masyarakat tak pernah mampu melepaskan diri dari hubungannya dengan media penyiaran.

Baca juga : Mengenal Gambar Landscape Pada Sebuah Karya Fotografi

Para penyelenggara siaran memang harus memperhatikan keberlangsungan siaran yang dalam pengertian ini, bagaimana menjaga stabilitas siaran dengan kemampuan mempertahankan jumlah pendengar dan atau permirsa terhadap suartu program tertentu.

para pengelola program teknik dan administrasi/ketatalaksanaan dalam wadah organisasi penyiaran bekerja diatas landasan saling pengertian, menghargai dan mengingatkan,(Penjelasan Tentang Dunia Broadcasting)

untuk mengahasilkan siaran yang berkualitas, baik, dan benar. Yang dimaksud dengan siaran berkualitas, baik dan benar adalah:

  • Siaran berkualitas adalah siaran yang berkualitas suara dan atau gambar/visualnya prima.
  • Siaran yang baik adalah siaran yang isi pesannya, baik audio dan atau visualnya bersifat informatif, edukatif, akumulatif, komunikatif dan stimulatif.
  • Siaran yang benar adalah siaran yang isi pesannya baik audio dan atau visualnya diproduksi sesuai dengan sifat fisik medium radio dan atau televisi.Dengan memperhatikan kriteria siaran yang berkualitas, baik dan benar, maka diharapkan akan mampu memberikan kontribusi kepada khalayak berupa produksi siaran yang benar-benar dapat dinikmati dan ditonton.

Untuk siaran karya artistik terikat pada kode moral, sedangkan siaran karya jurnalistik selain terikat kode moral juga pada kode profesi jurnalistik. Broadcast adalah suatu metode pengiriman data, yang dimana data tersebut dikirim ke banyak titik sekaligus,

tanpa melakukan pemeriksaan atau pengecekan apakah titik tersebut siap atau tidak, ataupun tanpa memperhatikan pakah data tersebut sampai atau tidak juga sebagai proses pengiriman sinyal ke berbagai lokasi secara bersamaan

baik itu melalui satelit, televisi, radio, komunikasi data pada jaringan dan lain – lain.

Dan dapat didefinisikan sebagai layanan server ke client yang menyebarkan data-data kepada beberapa client sekaligus dengan cara paralel dengan akses yang cukup cepat dari sumber video atau sumber audio.

Contoh dari penggunaan sistem ini yaitu siaran televisi dan siaran radio. Dimana statsiun siaran melakuakan siaran secara terus menerus tanpa mempedulikan apakah ada pesawat televisi ataupu radio yang memonitori siaran tersebut.

Perkembangan teknologi penyiaran digital tentu saja tetap berlandas pada teknologi yang sudah ada sebelumnya.

Indonesia yang sebelumnya telah memilih teknologi analog penyiaran PAL dalam penyiaran terrestrial saat ini,

kemudian dalam penyiaran televisi digital, Indonesia memilih teknologi Digital Video Broadcast Terrestial generasi ke-2 (DVB-T2) sebagai kelanjutan dari teknologi PAL. (Penjelasan Tentang Dunia Broadcasting)

Keputusan memilih teknologi ini telah final mengingat kedekatan dan kemudahan alih teknologi dari PAL ke DVB-T2.

Dalam ketentuan Kemenkominfo ini disebutkan bahwa perangkat penerima siaran TV digital juga harus memiliki perangkat yang mendukung

Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) mengingat Indonesia berada pada posisi geografis rawan terjadi bencana alam,

terlebih khusus daerah Provinsi Sulawesi Utara akan sangat merasakan manfaatnya perangkat TV digital ini.

Penyiaran televisi digital terestrial adalah penyiaran yang menggunakan frekuensi radio VHF /UHF seperti halnya penyiaran analog,

akan tetapi dengan format konten yang digital. (Penjelasan Tentang Dunia Broadcasting)

Simak juga artikel menarik lainnya : Hobi Fotografer? Yuk Mengenal Ukuran Foto

Penulis : Fitri Yani

ARTIKEL : Penjelasan Tentang Dunia Broadcasting

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply